Setiap hal pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, tidak terkecuali dengan WAN atau Wide Area Network. Salah satu jenis jaringan komputer ini tentu memiliki kelebihan yang membuat orang mau mengaplikasikannya. Namun pada saat yang bersamaan, tentu saja jaringan ini memiliki kelemahan. Namun sistem ini telah terbukti digunakan banyak orang sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa kelemahan yang terjadi merupakan resiko dari suatu kemajuan yang harus dilakukan.
WAN memiliki banyak kelebihan yang tentu saja diharapkan oleh pemakainya. Kelebihan adalah salah satu faktor utama seseorang atau sekelompok orang memilih menggunakan WAN sebagai solusi jaringannya. Dibawah ini adalah beberapa kelebihan WAN, yakni:
Ada kelebihan, tentu saja ada kekurangan. Itu adalah hal yang pasti terjadi. WAN atau Wide Area Network memiliki beberapa kekurangan yang sebenarnya tidak siginifikan, namun perlu anda ketahui dengan baik dan benar. Berikut ini adalah beberapa kekurangan yang ada pada Wide Area Network atau WAN, yaitu:
Demikian penjelasan kami mengenai keuntungan dan kerugian dari WAN. Semoga bermanfaat bagi anda. (iwan)
]]>Layanan yang diberikan oleh operator penyedia jasa jaringan WAN ada bermacam-macam sebutannya, dimana itu semua merupakan merek dagang saja. Namun semua hal tersebut masih tergantung pada dua teknologi. Teknologi-teknologi tersebut antara lain adalah:
Teknologi yang digunakan dalam layanan jaringan WAN atau Wide Area Network adalah menggunakan PSTN yang merupakan singkatan dari Public Switches Telephone Network. PSTN adalah teknologi tertua yang digunakan dalam layanan WAN. Teknologi ini menggunakan layanan dari kabel telepon kabel konvensional untuk menghubungan dua titik yang berjauhan. PSTN ini adalah teknologi yang paling banyak dipakai terutama di negara-negara berkembang. WAN dengan PSTN dapat memanfaatkan teknologi dial up dengan kecepatan hingga 56 kbps atau menggunakan teknologi DSL yang dapat mencapai kecepatan 12 Mbps.
 Perbedaan antara teknologi dial up dan DSL adalah impuls atau data yang dihantarkan pada kabel tembaga PSTN. Dial up menggunakan sistem analog, sedangkan DSL menggunakan sistem digital. Jika digunakan untuk dial up, maka kabel tersebut tidak dapat digunakan untuk telepon. Sedangkan jika digunakan untuk DSL, kabel yang bersangkutan dapat digunakan untuk telepon, asalkan diberi suatu perangkat yang disebut dengan DSL signal splitter. Jaringan WAN dengan PSTN menggunakan teknologi DSL seringkali disebut sebagai leased line oleh penyedia jasa. Namun pada dasarnya sama saja menggunakan kabel tembaga hanya cara menghantarkan datanya yang berbeda dengan dial up. Bisa dikatakan bahwa kita menyewa kabel tembaga dari satu titik ke titik yang dituju, sehingga disebut sebagai leased line (jalur yang disewa).
Jaringan WAN dengan sistem ATM atau Asynchronous Transfer Mode merupakan WAN dengan skala dan kecepatan yang sangat tinggi. Biaya akses menggunakan ATM itu biasanya sangat besar dan hanya dilakukan oleh perusahaan atau kapital tertentu yang membutahkan kecepatan data yang besar dan keamanan tinggi. Kecepatan yang ditawarkan oleh sistem ini mulai dari 155 Mbps dan kelipatannya. ATM ini pada umumnya menggunakan media fisik berupa kabel serat optik yang memang tidak murah, baik itu kabelnya sendiri maupun biaya pemasangannya. Selain itu pelanggan akan dibebani pula dengan biaya pemasangan kabel serat optik dari tempat pelanggan ke node serat optik milik penyedia jasa yang terdekat.
 Namun harga tentu sebanding dengan kualitas yang diberikan. Biaya pasang dan sewa yang mahal menghasilkan WAN yang berkualitas. Keamanan WAN menggunakan ATM lebih baik daripada PSTN karena menggunakan kabel serat optik yang tidak bereaksi apapun terhadap interferensi gelombang elektromagnetik dan cuaca. PSTN yang menggunakan kabel tembaga rentan gelombang elektromagnetik, power surge/korsleting dan pemuaian kabel yang berakibat pada sambungannya. Sedangkan serat optik tidak mengenal semua itu karena transfer data menggunakan cahaya yang memiliki kecepatan tinggi. Umumnya kabel serat optik ditanam di bawah tanah sehingga terbebas dari gangguan termasuk banjir, namun ada kemungkinan rusak akibat gempa bumi. Dan ketika gempa bumi terjadi dan serat optik rusak, pasti kabel tembaga dengan tiang-tiangnya sudah rusak duluan.
Demikian adalah teknologi yang digunakan dalam WAN. Semoga bermanfaat untuk anda.
]]>WAN adalah singkatan dari Wide Area Network adalah suatu jaringan yang digunakan sebagai jaringan yang menghubungkan antar jaringan lokal. Jaringan komputer lokal secara fisik tidak hanya yang berdekatan satu sama lain, namun menggunakan satu grup alamat IP yang sama. Jaringan lokal bisa satu ruangan, satu kantor atau bahkan satu kota. Sedangkan WAN sendiri adalah jaringan yang menghubungankan antar jaringan lokal ini dalam satu kota, provinsi atau bahkan antar negara. Perbedaan antara jaringan WAN dan LAN ada pada jenis media yang digunakan. Umumnya jaringan lokal atau LAN menggunakan media jaringan yang sejenis.
Sedangkan WAN terhubung dengan perangkat dengan media transmisi dan protokol yang berbeda-beda. Area cakupan WAN juga sangat luas, namun menyatukan jaringan tersebut seolah-olah seperti berada dalam satu ruangan. Jaringan WAN memiliki kecepatan transfer data yang lebih rendah daripada jaringan lokal atau LAN.Teknologi jaringan WAN bergantung pada perusahaan yang menyediakan jasa layanan telekomunikasi jarak jauh. Jaringan WAN menggunakan banyak macam teknologi jaringan dengan perpaduan sinyal analog dan digital untuk transmisi data. Tentu saja ini berbeda dengan jaringan lokal atau LAN yang mana menggunakan koneksi antar komputer yang terkoneksi secara fisik satu sama lainnya dengan protokol dan media transmisi yang sama. Komponen dalam WAN beserta fungsinya akan dibahas setelah ini.
DTE adalah suatu komponen yang menyusun jaringan WAN yang posisinya berada di pihak pelanggan, seperti misalnya gedung atau rumah. Komponen jaringan ini berfungsi untuk mengirim dan menerima data. Komponen DTE umumnya berupa router atau kadang juga komputer. DTE ini merupakan tanda batas antara jaringan lokal dan WAN. DTE inilah yang akan berkomunikasi dengan DTE di ujung yang lain.
Demarc merupakan salah satu komponen jaringan WAN yang disebut juga demarkasi yang merupakan tampilan antarmuka atau interface yang menghubungkan antara rumah dan sambungan dari perusahaan telekomunikasi, yang bisa menggunakan fiber optik atau kabel tembaga.
Local loops adalah komponen penyusun WAN yang merupakan perpanjangan jaringan telepon dari komponen Demarc menuju kantor pusat dari penyedia layanan telekomunikasi. Perawatan komponen Local Loops ini adalah tanggung jawab dari penyedia layanan telekomunikasi. Umumnya komponen ini berupa kabel UTP, fiber optik, tembaga biasa atau gabungan dari ketiganya.
DDE adalah komponen penyusun jaringan yang berkomunikasi dengan DTE dan WAN secara keseluruhan. Perangkat ini ada di sisi penyedia jasa atau ISP. Umumnya, komponen ini berupa router yang berada di sisi ISP yang menyambungkan sinyal-sinyal pada DTE. Dengan kata lain, sebuah modem dapat dikatakan DCE dan DTE yang pirantinya sama namun memiliki fungsi yang sedikit berbeda karena terletak di tempat yang berbeda.
Demikian adalah WAN dan komponen yang ada di dalamnya. Semoga bermanfaat. (iwan)
]]>Menurut Wikipedia, administrator adalah orang yang bertugas mengurus hal-hal yang bersifat administratif. Istilah administrator digunakan juga dalam jaringan komputer dan internet dimana administrator atau sering disebut dengan istilah admin memiliki wewenang dan peranan yang besar dalam mengendalikan suatu jaringan komputer, baik lokal maupun internet. Admin yang dimaksud dalam dunia jaringan komputer adalah seseorang atau sebuah tim yang bertindak sebagai pengatur dalam suatu jaringan. Beberapa tanggung jawab yang diemban oleh jabatan admin antara lain adalah:
Melindungi komputer yang berada di dalam suatu jaringan adalah tugas utama dari admin. Keadaan jaringan komputer yang aman dan berfungsi baik harus dipastikan oleh admin. Komputer dan jaringannya harus terproteksi dari kemungkinan ancaman pihak lain yang tidak memiliki hak akses atau dari ancaman program jahat seperti virus dan malware. Pemilihan antivirus yang tepat dan mengatur hak akses dalam jaringan adalah salah satu hak mutlak yang dimiliki admin untuk menjalankan tugasnya dalam bidang ini.
Dalam perusahaan yang memiliki jaringan komputer kelas menengah, seorang admin bertugas dalam mengatur pengguna jaringan tersebut. Admin harus tahu dengan baik komputer mana saja dan sumber daya apa saja yang ada dalam jaringan yang ia pimpin. Admin juga merupakan penegak dari aturan atau kebijakan perusahaan dalam mengakses jaringan sehingga dapat ditaati oleh seluruh pengguna jaringan tersebut. Misalnya memblokir akses jejaring sosial pada saat jam kerja, dan lain sebagainya. Umumnya dalam jaringan memiliki akun masing-masing. Akun user ini biasanya dikelompokkan berdasarkan nama, jabatan dan kepentingan dalam mengakses jaringan serta waktu akesenya. Setelah akun dikelompokkan, maka baru diberi hak akses penggunaan resources berupa data dan perangkat keras sesuai dengan porsi pekerjaan user tersebut.
Tugas dari admin yang penting lainnya adalah tanggung jawabnya dalam membuat salinan data sebagai cadangan dari data-data penting miliki suatu jaringan dari perusahaan atau instansi tertentu. Backup ini berfungsi sebagai cadangan data saat terjadi hal-hal yang diluar dugaan seperti bencana alam, terhapus data secara tak sengaja atau kerusakan perangkat keras penyimpanan data. Dengan backup data, maka admin dapat menyelamatkan data penting perusahaan dan mengembalikannya seperti semula pada saat tanggal terjadinya backup.
Ini adalah pekerjaan wajib dari admin dalam mengatasi masalah di dalam jaringan. Admin wajib menjaga jaringannya supaya dapat beraktivitas secara normal tanpa adanya masalah. Masalah yang timbul umumnya berupa masalah teknis seperti kerusakan pada komputer, gangguan pada koneksi internet, kabel yang terputus dan lain sebagainya.
Tugas ini umumnya berkaitan dengan perangkat lunak, namun tidak menutup kemungkinan juga perangkat keras. Update sepertinya adalah hal yang sepele namun memiliki dampak besar dalam jaringan tersebut. Update perangkat lunak misalnya adalah update sistem operasi dan antivirus, sedangkan update perangkat keras misalnya penggantian perangkat router atau switch yang sesuai dengan tuntutan jaringan yang berkembang.
Inti dari pekerjaan admin adalah bertanggung jawab atas kondisi dan kelancaran kinerja suatu jaringan komputer. Maka dari itu seorang admin harus memiliki keahlian khusus dalam penguasaan konsep dan implementasi jaringan, pengetahuan mengenai perangkat keras dan teknik pengkabelan. Demikian adalah peran administrator dalam jaringan. Semoga bermanfaat. (iwan)
]]>
Proxy banyak digunakan dalam dunia maya, dalam Internet. Dari bermacam aktivitas yang dilakukan menggunakan proxy, semuanya dapat dikategorikan dalam empat kategori besar. Kami akan membahasnya satu persatu untuk anda.
Penggunaan proxy yang satu ini adalah hal yang paling populer yang sering dilakukan oleh para netter. Jika anda sering bermain atau menggunakan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan lain-lain, anda bisa menggunakan proxy untuk tambahan keamanan. Seorang tidak akan bisa menemukan IP address asli anda, sehingga anda bisa sedikit terlindungi dari injeksi virus secara langsung atau tak langsung. Dengan menggunakan proxy, maka anda akan mendapatkan keamanan yang lebih tinggi karena IP anda tersamarkan oleh server proxy yang melayani anda. Selain itu, anda bisa tetap browsing jejaring sosial di kantor meskipun ada larangan dan pembatasan koneksi tersebut. Anda dapat secara aman browsing karena tidak akan ketahuan bos anda, kecuali bos anda mengintip di belakang anda. Hal ini dikarenakan alamat IP proxy anda akan membuat anda sulit ditemukan orang lain karena mereka akan kebingungan melacak lokasi anda browsing Internet.
Suatu hal yang wajar dan wajib dilakukan di internet adalah selalu menjaga kerahasiaan alamat IP, terutama bagi mereka yang memiliki IP Statis atau tidak berubah-ubah seperti pelanggan ADSL. Hal ini dapat menjaga komputer anda aman dari serangan yang berbahaya. Dengan menggunakan proxy, anda bisa browsing internet secara rahasia tanpa diketahui oleh admin website yang anda kunjungi. Admin website biasanya memasang suatu program penghitung pengunjung yang didalamnya ada perangkat untuk mencatat alamat IP pengunjung. Bila ada admin yang berniat jahat, maka ia dapat menggunakan daftar alamat IP tersebut untuk mencuri data penting, menyebarkan virus/trojan, spyware dan lain sebagainya. Jika anda menggunakan proxy, maka yang dicatat oleh penghitung pengunjung tersebut hanyalah IP proxy anda saja.
Anda akan aman dari kemungkinan serangan jahat semacam itu. Para ahli keamanan menyarankan anda untuk menggunakan aplikasi ini ketika sedang mencari file-file pada website yang dianggap berbahaya. Banyak pengguna yang masih menggunakan alamat IP asli untuk browsing internet dalam waktu lama. Hal ini merupakan tindakan yang berbahaya karena website yang kita kunjungi belum tentu aman dan bisa saja itu adalah milik para cracker yang memiliki niat jahat. Penggunaan proxy akan memberikan anda alamat IP sekunder yang bisa berganti-ganti sesuai dengan server proxy mana yang anda gunakan. Dengan alamat IP yang berganti-ganti, maka ativitas anda di internet tidak akan bisa dideteksi orang lain. Anda pun dapat berinternet dengan aman dan nyaman.
Banyak orang menginginkan kerahasiaan alamat IP asli dalam beraktivitas di dunia internet, salah satunya dengan penggunaan proxy untuk menjaga kerahasiaan identitas. Penggunaan ini biasanya dilakukan oleh pengelola website, pebisnis dan marketer oneline. Dalam usaha menaikkan jumlah pengunjung websitenya, tidak jarang para pengelola menggunakan cara yang tidak etis, salah satunya adalah menyebarkan email yang isinya menarik dan dianggap berguna dalam jumlah besar. pengelola website mengirimkan email melalui grup, mailing list dan lainnya supaya efektif. Pengelola juga menggunakan proxy untuk mengirimkan email yang masih supaya aman dan leluasa.
Pebisnis online pun serupa, mereka menggunakan proxy ini sebagai sarana dalam menyebarkan email promo produk mereka. Hal ini agar pengirim email atau hal lainnya tidak dikenal oleh penerima email. Penerima email pasti akan risih mendapatkan email promo yang terlalu banyak. Oleh karena itu mereka bisa melaporkan pengirim email promo kepada pengelola website supaya alamat IP address pengirimnya diblokir. Jika alamat IP diblokir oleh website email, maka aktivitas marketing online mereka bisa berhenti. Hal inilah yang dihindari oleh mereka sehingga mereka menggunakan proxy sebagai pelindungnya. Ditambah lagi jika mendapatkan pemblokiran dari website email, maka pendapatan bisa merosot jauh dan membuat rugi besar. Manfaat email bagi orang-orang seperti mereka adalah sepeti mesin sales otomatis yang mana mereka tidak menginginkan hal ini terganggu.
Anda bisa bersenang-senang di internet dengan menggunakan proxy luar negeri. Umumnya dilakukan melalui jejaring sosial. Anda dapat menggunakan proxy lalu anda bisa login ke jejaring sosial favorit anda. Maka anda akan terlihat seperti di luar negeri. Jika anda update status, maka otomatis lokasi anda akan berpindah ke lokasi alamat server proxy yang anda gunakan. Hal ini menimbulkan kesan bahwa anda sedang berada di luar negeri atau berada di daerah yang tidak sama dengan kondisi fisik anda sebenarnya saat ini. Ini sama seperti menyembunyikan lokasi anda, namun kali ini tidak digunakan untuk hal yang serius.
Anda bisa bercanda bahwa anda berada di luar negeri. Hal ini tentu akan menunjukkan kesan yang lain. Anda bisa menshare gambar-gambar luar negeri yang anda ambil dari Google atau Bing. Itu tidak masalah, selama tujuan anda adalah bercanda dan tidak berniat menipu siapapun. Bahkan anda bisa mengupdate status dengan bahasa yang lain supaya tampak menyatu dengan lokasi anda. Seperti misalnya anda menggunakan proxy yang berlokasi di Jepang, anda dapat mengupdate status menggunakan bahasa Jepang. Anda dapat menggunakan Google Translate untuk melakukannya. Ini hanya sekedar untuk mencoba hal baru dalam jejaring sosial dan mencerahkan suasana saja. Jika selama ini anda bermimpi dalam tidur atau melamun sendirian, kenapa tidak mengalihkan itu semua ke jejaring sosial?
Demikian pembahasan mengenai penggunaan proxy di internet. Semoga ini dapat menambah pengetahuan anda tentang internet dan menjadi orang yang lebih mengerti daripada sebelumnya. Selamat belajar! (iwan)
]]>
Penggunaan jejaring sosial adalah salah satu contohnya. Banyak pekerja kantoran dan mahasiswa yang tidak bisa mengakses jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter di lingkungan kantor atau kampus jika menggunakan koneksi gratis dari tempat tersebut. Hal ini merupakan kebijakan dari pemilik koneksi, dalam hal ini kantor dan kampus supaya tidak adanya penyalahgunaan atau pecahnya konsentrasi bekerja dan belajar karena sibuk berjejaring sosial. Untuk mengakali pembatasan itu, maka digunakanlah proxy, dimana akan terlihat dari server kantor yang mengatur lalu lintas data, request yang anda lakukan adalah menuju server proxy, bukan server Facebook atau Twitter sehingga tidak akan ada pembatasan akses.
Dengan menggunakan proxy, maka topologi jaringan anda berubah. Semua paket data dari komputer anda tidak langsung menuju server yang diinginkan, namun menuju server proxy. Gambarannya adalah sebagai berikut:
Request/Permintaan
Komputer anda => Router Kantor/Kampus => Proxy => Server yang dituju
Reply/Tanggapan
Server yang dituju => Proxy => Router Kantor/Kampus => Komputer anda
Oleh karena hal ini, router kantor tidak mengerti bahwa sebenarnya paket data yang anda kirim menuju server lain, bukan proxy.
Selain itu, internet memiliki banyak kegunaan yang iantaranya bergaul di jejaring sosial, jual beli online, mencari lowongan pekerjaan, berbagi pengetahuan, ngeblog, mendownload file audio dan video, kuliah online dan lain sebagainya. Namun ada kalanya beberapa pengguna mengalami gangguan pada koneksi, terutama pada IP yang digunakan. Ada suatu keadaan dimana IP yang digunakan ditolak oleh suatu server karena berbagai hal. Salah satu cara untuk tetap bisa mengakses server tersebut adalah dengan menggunakan proxy. Ini adalah keuntungan proxy secara eksternal yang mana server yang anda tuju tidak mengetahui alamat IP anda yang asli. Alamat IP yang terdeteksi pada server yang dituju adalah alamat IP dari proxy, bukan milik anda karena secara teknis anda “diwakili†oleh proxy. Oleh karena itu server yang dituju tersebut mengijinkan anda untuk mengaksesnya. (iwan)
]]>
Pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang pengertian jaringan komputer, namun belum dijelaskan secara rinci apa saja komponen-komponen yang dibutuhkan agar bisa membentuk suatu jaringan komputer, jadi agar lebih memahami tentang jaringan komputer silahkan baca artikel di bawah ini.
Kita awali dengan mengulas apa itu TCP/IP, TCP/IP yang mempunyai kepanjangan Transmission Control Protocol/Internet Protocol adalah sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data komputer pada jaringan komputer. Komputer-komputer yang terhubung ke jaringan berkomunikasi dengan protokol TCP/IP, karena menggunakan bahasa yang sama perbedaan jenis komputer dan sistem operasi tidak menjadi masalah. Komputer PC dengan sistem operasi Windows dapat berkomunikasi dengan komputer Macintosh atau dengan Sun SPARC yang menjalankan solaris. Jadi, jika sebuah komputer menggunakan protokol TCP/IP dan terhubung langsung ke jaringan, maka komputer tersebut dapat berhubungan dengan komputer di belahan dunia mana pun yang juga terhubung ke jaringan tersebut.
Ciri-ciri jaringan komputer:
1. Dapat berbagi perangkat keras (hardware).
2. Dapat berbagi perangkat lunak (software).
3. Dapat berbagi saluran komunikasi (internet).
4. Dapat berbagi data dengan mudah.
5. Memudahkan komunikasi antar pemakai jaringan.
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server.
Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation. Antara dua tipe jaringan tersebut masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan, di mana masing-masing akan dijelaskan.
LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :
1. Komponen Fisik
Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi jaringan
2. Komponen Software
Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
—–
Komponen Fisik (hardware)
Personal Komputer (PC)
Tipe personal komputer yang digunakan di dalam jaringan akan sangat menentukan unjuk kerja dari jaringan tersebut. Komputer dengan unjuk kerja tinggi akan mampu mengirim dan mengakses data dalam jaringan dengan cepat. Di dalam jaringan tipe Client-Server, komputer yang difungsikan sebagai server mutlak harus memiliki unjuk kerja yang lebih tinggi dibandingkan komputer-komputer lain sebagai workstation-nya, karena server akan bertugas menyediakan fasilitas dan mengelola operasional jaringan tersebut.

Network Interface Card (NIC)
Berdasarkan tipe bus, ada beberapa tipe network interface card (nic) atau network card, yaitu ISA dan PCI.
Saat ini terdapat jenis network card yang banyak digunakan, yaitu PCI
Tipe Pengkabelan
dalam jaringan komputer ada beberapa tipe pengkabelan yang biasa digunakan dan dapat digunakan untuk mengaplikasikan Jaringan, yaitu:
1. Thin Ethernet (Thinnet)
pada tipe pengkabelan Thin Ethernet atau Thinnet mempunyai kelebihan pada biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, juga teknik pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.


2. Thick Ethernet (Thicknet)
pada tipe pengkabelan thick Ethernet atau thicknet, jika dibandingkan dengan Thinnet jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung.

3. Twisted Pair Ethernet
pada jenis pengkabelan Twisted Pair terbagi menjadi dua jenis yaitu shielded dan unshielded. jenis kabel Shielded merupakan jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan jenis kabel unshielded tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45. Pada twisted pair (10 BaseT) network, komputer disusun membentuk suatu pola star atau tipologi bintang. Setiap PC memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada HUB. Twisted pair umumnya lebih handal (reliable) dibandingkan dengan thin coax karena HUB mempunyai kemampuan data error correction dan meningkatkan kecepatan transmisi.


Saat ini ada beberapa grade, atau kategori dari kabel twisted pair. Kategori 5 adalah yang paling reliable dan memiliki kompabilitas yang tinggi, dan yang paling disarankan. Berjalan baik pada 10Mbps dan Fast Ethernet (100Mbps). Kabel kategori 5 dapat dibuat straight-through atau crossed.
Kabel straight through digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB. Kabel crossed digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB, Modem Broadband lansung ke PC (tanpa HUB), bisa juga menghubungkan dua komputer tanpa HUB. Panjang kabel maksimum kabel Twisted-Pair adalah 100 m.
3. Fiber Optic
Jaringan yang menggunakan Fiber Optic (FO) biasanya perusahaan besar, dikarenakan harga dan proses pemasangannya lebih sulit. Namun demikian, jaringan yang menggunakan FO dari segi kehandalan dan kecepatan tidak diragukan. Kecepatan pengiriman data dengan media FO lebih dari 100Mbps dan bebas pengaruh lingkungan.

Komponen Software
Protokol TCP/IP
Karena penting peranannya pada sistem operasi Windows dan juga karena protokol TCP/IP merupakan protokol pilihan (default) dari Windows. Protokol TCP berada pada lapisan Transport model OSI (Open System Interconnection), sedangkan IP berada pada lapisan Network mode OSI
IP Address
IP address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.168.0.1.
Network ID Host ID
IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID, dimana network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer, router, switch). Oleh sebab itu IP address memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan di mana host itu berada.
Kelas-kelas IP Address
Untuk mempermudah pemakaian, bergantung pada kebutuhan pemakai, IP address dibagi dalam tiga kelas seperti diperlihatkan pada tabel 1.2.
Kelas Network ID Host ID Default Subnet Mask
A. xxx.0.0.1 s/d xxx.255.255.254 – Defaul subnet mask : 255.0.0.0
B. xxx.xxx.0.1 s/d xxx.xxx.255.254 – Defaul subnet mask : 255.255.0.0
C. xxx.xxx.xxx.1 s/d xxx.xxx.xxx.254 – Defaul subnet mask : 255.255.255.0
IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range IP 1.xxx.xxx.xxx. – 126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta) IP address pada tiap kelas A. IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Pada IP address kelas A, network ID ialah 8 bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya.
jadi, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah:
Network ID = 113
Host ID = 46.5.6
Sehingga IP address diatas berarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113.
IP address kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Pada IP address kelas B, network ID ialah 16 bit pertama, sedangkan host ID ialah 16 bit berikutnya.
Dengan demikian, cara membaca IP address kelas B, misalnya 132.92.121.1
Network ID = 132.92
Host ID = 121.1
Sehingga IP address di atas berarti host nomor 121.1 pada network nomor 132.92. dengan panjang host ID 16 bit, network dengan IP address kelas B dapat menampung sekitar 65000 host. Range IP 128.0.xxx.xxx – 191.255.xxx.xxx
IP address kelas C awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN). Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa dibentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 IP address. Range IP 192.0.0.xxx – 223.255.255.x.
Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network Id dan host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin.
Domain Name System (DNS)
Domain Name System (DNS) adalah suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi IP address. Dalam pemberian nama, DNS menggunakan arsitektur hierarki.
1. Root-level domain: merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.).
2. Top level domain: kode kategori organisasi atau negara misalnya: .com untuk dipakai oleh perusahaan; .edu untuk dipakai oleh perguruan tinggi; .gov untuk dipakai oleh badan pemerintahan. Selain itu untuk membedakan pemakaian nama oleh suatu negara dengan negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk Indonesia atau .au untuk australia.
3. Second level domain: merupakan nama untuk organisasi atau perusahaan, misalnya : microsoft.com; yahoo.com, dan lain-lain.
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
IP address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan Dynamic Host
Configuration Protocol atau diisi secara manual. DHCP berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang dapat diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis.
Tipologi Jaringan
Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub dan pengkabelannnya. Terdapat tiga macam topologi jaringan umum digunakan, yaitu Bus, Star dan Ring.
1. Topologi Bus
Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan. Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

2. Topologi Star
Pada topologi Star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub. Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan. Kelemahan dari topologi Star adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.

3. Topologi Ring
Di dalam topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain, bila alamat- alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan.
Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu.
Keunggulan topologi Ring adalah tidak terjadinya collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat.

4. Topologi tree
Topologi tree atau berbentuk pohon merupakan gabungan dari ketiga node diatas. Sistem ini merupakan sistem yang biasa digunakan pada WAN atau Internet. Masing-masing topologi digunakan untuk kepentingan tertentu. Misalnya adalah topologi star digunakan dalam satu LAN, banyak komputer dalam satu tempat menggunakan topologi ini. Sedangkan koneksi antara node server atau router dalam satu WAN menggunakan topologi ring, bus atau star, tergantung dari koneksi yang digunakan. Sedangkan topologi ring banyak digunakan untuk backbone atau koneksi tulang punggung yang digunakan oleh penyedia jasa Internet.
Network Adapter Card (LAN Card)
Setiap network card akan memiliki driver atau program yang berfungsi untuk mengaktifkan dan mengkonfigurasi network adapter tersebut disesuaikan dengan lingkungan dimana network card tersebut dipasang agar dapat digunakan untuk melakukan komunikasi data.
Sistem Operasi Jaringan
Untuk mengelola suatu jaringan diperlukan adanya sistem operasi jaringan. Sistem operasi jaringan dibedakan menjadi dua berdasarkan tipe jaringannnya, yaitu sistem operasi client-server dan system operasi jaringan peer to peer.
1. Jaringan Client-Server
Pengertian Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain didalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server dijaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.
Keunggulan
1. Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain sebagai workstation.
2. Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat seorang pemakai yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.
3. Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan.
Kelemahan
1. Biaya operasional relatif lebih mahal.
2. Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.
3. Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.
itulah sedikit ulasan mengencai jaringan komputer, semoga bermanfaat bagi kamu yang membutuhkan. entah itu untuk tugas membuat artikel, atau sekedar ingin tahu mengenai pengenal jaringan komputer
referensi : aaeza.wordpress.com, gambar : worpdress.com
]]>